FITRAPEDIA

  • Ahmad Arli Hikmawan

Tubuh Abadi

Assalamualaikum, Mas Arli


Ane sempat terpikir jikalau peradaban sudah maju dan teknologi pemindahan kesadaran manusia ke benda mati maupun hidup terwujud misalnya dipindahkan ke robot dan mungkin bisa aja manusia buat tubuh buatan yang superior yang sekaligus bisa untuk menutupi/menambal kodrat kurangnya.


Saya penasaran jikalau itu terjadi pertanyaan saya apakah konsep reinkarnasi dan kesetaraan masih berlaku jikalau hal tersebut terjadi apalagi jikalau mereka(manusia)berhasil menciptakan tubuh buatan kan mereka bisa otak atik tubuh tersebut sesuai yang mereka suka🗿?


Maaf karena saya banyak tanya dikarenakan ane orangnya overthinking bahkan Overthinking ane ampe kebawa mimpi terkadang🗿

 

Itu dihitung sebagai Kodrat Internal yang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan sekarang, atau rata-rata manusia sepantarannya. Tetapi hal ini sama sekali tidak mengubah bagaimana Allah akan menilai manusia, yaitu Irodat Bersihnya.

Kodrat Kurang, Salah, dan Lupa yang diprogram Allah tidak akan kalah dengan kemajuan apapun yang dibuat manusia, meskipun seperti yang Anda bayangkan tersebut. Lagipula kemampuan serupa juga sebenarnya sudah dimiliki oleh para Siluman dan Malaikat Tanda Kutip yang paling tinggi Kesaktiannya sejak dahulu, meskipun tidak sama persis. Apapun yang terjadi dengan Kodrat Internal (keunggulan pribadi) dan Kodrat Eksternal (keunggulan secara kolektif dalam sebuah peradaban) manusia; konsep 3 Hukum Keadilan yang telah kita bahas sebelumnya tetap berlaku sama saja:

1. Perkara Karma

2. Perkara Sumber Daya

3. Perkara Tingkat Keimanan

Apa artinya? Artinya

1. perbuatan yang dilakukannya tetap saja akan kembali ke dirinya dalam berbagai macam bentuk, jika tidak sekarang, maka kehidupan selanjutnya. Kehendak Statis Allah tidak akan kekurangan cara untuk mengembalikan perbuatan manusia ke dirinya sendiri. Pasti akan ada saja kejadian yang menyebabkan kegagalan tubuh buatan tersebut. Lagipula sepandai-pandainya dan sesakti-saktinya manusia tidak akan menang melawan Nur Muhammad. Lha wong, semua ilmu kita dari mereka kok sumbernya.

2. Utangnya akan menggunung jika umurnya panjang (dengan asumsi selalu dikendalikan nafsu). Hal ini hanya akan mengakibatkan waktu menunggunya di alam fana semakin panjang. Sebab dalam umur panjang tersebut tentu Sumber Daya yang digunakan untuk mempertahankan hidupnya jauh lebih besar daripada rata-rata manusia saat ini.

3. Jika tidak ada kemurnian niat selama hidup dengan tubuh superior tersebut, maka ia akan rugi sangat besar justru. Sebab level keimanannya akan cenderung stagnan padahal Hukum Keadilan nomor 1 dan 2 terus menumpuk seiring dengan waktu.

Semoga cukup jelas.

-arli