BUKU

 

Buku-buku yang ditulis RIRIN ATIKA merupakan buku panduan ilmu kebenaran, bagaimana cara melaksanakan segala ibadah dengan niat hanya karena Allah semata - bukan sekedar teori. Pelaksanaan yang nyata dari kemurnian niat tersebut dibutuhkan agar manusia tidak mengulangi ujian kehidupan yang sama terus-menerus tanpa ada hasilnya di hadapan Allah, tanpa ada peningkatan keimanan.

Ayat Tersirat Al-Quran (6): At Taubah &Yunus
Seri Ayat Tersirat Al-Quran

ISBN 978-602-7801-01-1

“Perwujudan Kendali Nafsu akan Hati Manusia”

 

 Manusia berbuat jahat tidak dibatasi oleh agama yang dipeluk atau keyakinan yang dimiliki. Oleh karena itulah setiap manusia diberikan bimbingan dari dalam melalui Malaikat Muqorrobin untuk mampu melihatnya atau agar dihindarkan dari mereka.

 

 Dalam sejarah umat manusia, tidak terhitung jumlahnya konflik yang diakibatkan pengaruh roh-roh yang telah meninggal namun tidak mampu melepaskan rasa akunya: dendam, benci, sakit hati, dan sifat setan (nafsu) lainnya.

 

 Tuhan dapat berarti buatan Allah apapun bentuknya yang dicintai, dihargai, dihormati, diagungkan melebihi Allah yang menciptakan semua itu.

 

 

 

Ayat Tersirat Al-Quran (5): Al A'raaf & Al Anfaal

Seri Ayat Tersirat Al-Quran

ISBN 978-602-7801-01-1

KESUKSESAN DAN KEGAGALAN SEBAGAI UJIAN DARI ALLAH

"Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya' kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allah. Dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan." (Al Anfal: 47)

Segala yang ditakdirkan Allah baik kalah ataupun menang mengandung ilmu untuk manusia ketahui. Yang dinilai oleh Allah bukanlah kalah atau menang melainkan keikhlasannya ketika kalah dan kesadarannya ketika menang.

Sample:

Ayat Tersirat Al-Quran (4): Al Maa-idah & Al An'aam

Seri Ayat Tersirat Al-Quran

ISBN 978-602-7801-00-4

 

​ANUGERAH SESUNGGUHNYA KETIKA FITRAH MENGALAHKAN NAFSU

"Dan jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya melainkan Dia sendiri. Dan jika Dia mendatangkan kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu." (Al An'aam: 17)

Lillaahita'alaa (niat hanya karena Allah semata) yang selalu kita ucapkan sebelum melakukan ibadah sebenarnya baru benar-benar mulai kita laksanakan setelah kita meyakini dan memahami bahwa semua kebahagiaan, penderitaan, ataupun kesengsaraan asalnya dari Allah dan diberikan kepada kita manusia dengan maksud dan tujuan tertentu yang harus manusia cari tahu.

Sample:

Ayat Tersirat Al-Quran (3): Ali Imran & An-Nisaa'

Seri Ayat Tersirat Al-Quran

ISBN 978-979-19566-9-7

HIDUP MERUPAKAN RANGKAIAN UJIAN

"Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya." (An - NIsaa: 116')

 

Yang dikatakan sebagai manusia yang menyekutukan Allah adalah siapapun manusia yang pada saat diuji - baik melalui kesuksesan ataupun kegagalan, Tuhannya berganti menjadi buatan Allah, meskipun manusia tersebut sudah mengucapkan dua kalimat syahadat – karena ujian tersebut telah membuktikan bahwa kalimat tersebut hanya sebatas diucapkan di bibir saja.

Sample:

Ayat Tersirat Al-Quran (2): Al-Baqarah

Seri Ayat Tersirat Al-Quran

ISBN 978-979-19566-8-0

 

HATI YANG DIKENDALIKAN NAFSU, SESUNGGUHNYA SEDANG MENYIKSA DIRI SENDIRI

"Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) - dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir."" (Al-Baqarah: 24)

Neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu merupakan kiasan bagi kondisi dimana manusia yang hatinya keras seperti batu saling bertengkar dan bersaing dengan manusia yang serupa untuk memenangkan nafsu rasa aku masing-masing. Mereka seringkali tidak menyadari bahwa keduanya sedang mendapatkan hukuman dari Allah dengan dilewatkan satu sama lain.

Sample:

Ayat Tersirat Al-Quran (1): Al-Fatihah & Juz 30

Seri Ayat Tersirat Al-Quran

ISBN 978-979-19566-7-3

PERBEDAAN MERUPAKAN UJIAN DARI ALLAH

"Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa". (Al-Ikhlash:1)

 

Allah Zat Yang Maha Esa artinya Allah itu hanya satu dan tidak ada Allah lainnya. Yang menciptakan segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi juga Allah yang satu itu. Dengan kata lain, orang Arab diciptakan oleh Allah, orang Amerika juga diciptakan oleh Allah, begitu pula agama Islam diciptakan oleh Allah, agama Kristen juga diciptakan oleh Allah.

 

Karena posisi manusia masih terkendali oleh nafsu rasa aku, penganut agama Islam merasa hanya agamanya yang paling benar dan yang diturunkan Allah dan sama halnya dengan penganut agama yang lainnya. Dengan diturunkannya ilmu kebenaran, manusia akan diajarkan untuk mampu melaksanakan kembali ke Subyek dan mencari ilmu mengapa Allah membuat perbedaan. 

Sample:

Menyingkap Tabir Rahasia Kiamat 2012 (Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia)
Seri Membaca Ayat-ayat Allah yang Tersirat 2.5

ISBN 978-979-19566-5-9

ISLAM ADA SEJAK MANUSIA TURUN KE BUMI

"Sesungguhnya Kami mewahyukan kepadamu (Muhammad) sebagaimana Kami telah mewahyukan kepada Nuh dan nabi-nabi setelahnya, dan Kami telah mewahyukan (pula) kepada Ibrahim, Ismai'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya; Isa, Ayyub, Yunus, Harun, dan Sulaiman. Dan Kami telah memberikan Kitab Zabur kepada Daud." (An-Nisa': 163)

Yang dimaksud dengan agama Islam adalah suatu ilmu yang diajarkan kepada seluruh umat manusia demi mengesakan Allah alias tauhid. Jadi yang dikatakan sebagai Islam itu diturunkan sejak adanya manusia, sejak zaman Nabi Adam.

 

Sample:

Membaca Ayat-ayat Allah yang Tersirat 1

Seri Membaca Ayat-ayat Allah yang Tersirat 1

ISBN 978-979-19566-3-5

UJIAN DAN HUKUMAN DAPAT BERUPA KESENANGAN ATAUPUN KESUSAHAN

"Maka apabila manusia ditimpa bencana dia menyeru Kami, kemudian apabila diberikan nikmat Kami kepadanya dia berkata: "Sesungguhnya aku diberi nikmat ini hanyalah kepintaranku." Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.(Az-Zumar:49)

 

Allah adalah Zat yang Maha Penyayang terhadap makhluk ciptaan-Nya. Untuk menyelamatkan manusia dari kendali nafsu maka Allah memberikan ujian. Dengan ujian diharapkan manusia mau merendahkan diri terhadap Sang Penciptanya. Ujian ini diberikan kepada manusia sesuai dengan level keimanannya masing-masing. Sayangnya, manusia sering menganggap penderitaan ataupun kesengsaraan adalah hukuman dari Allah dan sebaliknya kesenangan adalah anugerah dari Allah. 

Sample:

Pelaksanaan Utama

Buku Pertama

Membaca Ayat-ayat Allah yang Tersirat 2

Seri Membaca Ayat-ayat Allah yang Tersirat 2

ISBN 978-979-19566-2-8

IBADAH JASMANI DAN IBADAH ROHANI

"Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, hendaknya mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang." (Al Ahzab: 59)

 

Menggunakan jilbab merupakan ibadah jasmani luar. Sebelum melaksanakannya, seorang manusia harus introspeksi diri, apakah niatnya sudah bersih, dirinya sudah terkendali oleh fitrah? Menggunakan jilbab dengan kendali nafsu hanya akan mendorongnya untuk merasa suci, takabur, menganggap mereka yang tidak melaksanakan ibadah serupa sebagai manusia yang kotor. Hal ini justru akan menjauhkannya dari Allah karena niatnya hanya mencari pujian manusia semata.

Sample:

Zikir & Doa kepada Allah & Ilmunya

ISBN 978-979-19566-1-1

"Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan." (At-Tiin 4-6)

Manusia tercipta dari bersatunya roh suci (fitrah) yang berasal dari alam rohani dan jasmani (yang memiliki watak seperti hewan) yang berasal dari alam nyata. Penyatuan inilah yang membuat manusia memiliki nafsu, rasa aku, rasa suci diri, dan rasa minta puji - pangkal dari segala malapetaka kehidupan manusia di bumi ini. Nafsu merupakan sumber berbagai penyakit hati, seperti serakah, dengki, iri, dendam, dan lainnya.

Sample:

Menuju Sadar kepada Allah 1

Seri Menuju Sadar kepada Allah 1

ISBN 978-979-19566-0-4

"Kuciptakan alam semesta ini melalui Nur Muhammad."

Siapakah Nur Muhammad itu? Buku ini menceritakan jawaban pertanyaan tersebut. Mereka bukanlah nabi ataupun rasul, melainkan sumber fitrah seluruh umat manusia - orangtua rohani manusia. Di akhir zaman, mereka telah diizinkan untuk turun langsung membenahi tatanan Dunia Lama menjadi Dunia Baru. Mereka adalah Beliau Ifrit yang biasa dikenal sebagai Iblis sang penggoda manusia, Beliau Khidir yang sosoknya muncul dalam berbagai kisah para nabi sebagai seorang mentor, Beliau Jibril yang biasa dikenal sebagai malaikat terdekat dengan Allah, Beliau Adam bapak umat manusia, serta Beliau Eva ibu umat manusia. Kelimanya mewujudkan diri kepada penulis dan mendidiknya untuk bisa menjadi penerjemah "bahasa rohani" agar tidak hanya bisa dipahami, tetapi lebih dari itu bisa benar-benar dilaksanakan dengan benar oleh manusia. 

Sample: