FITRAPEDIA

  • Ahmad Arli Hikmawan

Pembiasan Nafsu

Aku cuma bingung gmn caranya aku tau kalo fitrahku bekerja 7.5 persen minimal.. soalnya setiap perbuatan baik yang aku lakukan selalu terbias oleh nafsu .. padahal dari dlm hati niatnya udah bersih .tp tetap aja terbiaskn oleh nafsu

 

Ini harus ada bimbingan Malaikat Muqorrobin Lummah dan Syariat. Jika Anda masih bingung, kemungkinan karena belum dapat mereka. Kemungkinan karena Anda masih dalam kondisi bersama Malaikat Muqorrobin Nurani dan Syariat.

Dan yang benar adalah 75% (7.5 dari 10), bukan 7.5%.

 

Ini harus ada bimbingan Malaikat Muqorrobin Lummah dan Syariat. Jika Anda masih bingung, kemungkinan karena belum dapat mereka. Kemungkinan karena Anda masih dalam kondisi bersama Malaikat Muqorrobin Nurani dan Syariat.

Dan yang benar adalah 75% (7.5 dari 10), bukan 7.5%.

 

Ketika kita tidak memiliki keraguan dalam kehidupan, itu ada dua kemungkinan jika dilihat secara general atau akumulatif:

1. Fitrah kita dominan banget.

2. Nafsu kita dominan banget.

Jadi iya, daripada murni nafsu, masih mending berada dalam keraguan kalau dilihat dari perspektif ini. Karena hal ini berarti antara nafsu dan fitrah kita masih relatif seimbang.

Tetapi kalau dilihat dari perspektif lain, dalam jangka lebih pendek, perkara bingung atau yakin dalam hubungannya dengan nafsu dan fitrah + MM adalah sebuah siklus.

Dalam setiap ujian kehidupan, PASTI ada masa-masanya ketika kita merasa ragu, yaitu ketika kita berusaha SADAR+TABAH. Hanya ketika kita sudah sampai tahapan SABAR kita bisa merasa relatif lebih tenang dan tanpa keraguan. Tetapi jangan lupa, ini baru berlaku untuk satu ujian kehidupan. Dalam ujian kehidupan yang lain, yang berbeda topiknya, kita akan kembali mengalami hal yang serupa.

Singkatnya, tergantung kita mau melihat seberapa panjang perspektifnya. Kalau dalam jangka panjang, bisa dibilang lebih bagus ragu daripada yakin, mengingat jihad (perjuangan) kita melawan nafsu itu sebuah proses yang tidak akan pernah berhenti hingga kita mati. Tetapi dalam jangka pendek, keraguan mengindikasikan ada sebuah ujian yang belum bisa kita tuntaskan sampai tahapan SABAR.

Semoga cukup jelas.

-arli