FITRAPEDIA

  • Ahmad Arli Hikmawan

Bahasa Rohani dan Bahasa Jasmani

Updated: Apr 1, 2021

Salam bang arli, menurut bang arli apa bedanya bahasa rohani dgn bahasa jasmani. Apakah dgn memahami ayat2 allah yg tersirat adalah bahasa rohani sedangkan yg tersuratnya adalah bahasa jasmani. Lalu roh2 mati dialam fana bahasanya seperti apa, apakah sama dgn ketika roh itu msh hidup dialam nyata?

 

Salam. Yang saya tahu hanyalah bahwa bahasa Rohani itu berbeda dengan bahasa Jasmani. Bedanya karena 1. Bahasa rohani cocoknya memang digunakan di alam rohani, yang berbeda banget dengan alam jasmani. Bedanya apa? Entahlah. 2. Ketika Keempat Muhammad sibuk mengembangkan keilmuannya di sini menggunakan umat manusia sebagai "kelinci percobaan", Nur juga sibuk di alam rohani mengembangkan ilmu tentang roh. Cabang perkembangan kedua ilmu yang berbeda ini, otomatis akan menimbulkan 2 bahasa yang sama sekali berbeda. Ibarat orang Jawa, meskipun dulunya banget mungkin sama semua bahasanya, sekarang ada Bahasa Jawa Suroboyoan, ada Bahasa Jawa Solo, dan sebagainya. Tetapi jangka waktu yang memisahkan jauh lebih beda, dan memang wujud dua dunianya sangat berbeda. Wajar jika artinya jadi jauh berbeda, meskipun dulunya sempat sama sebagaimana dalam pemahaman Keempat Muhammad. Di alam fana? Entahlah. Bukan Bahasa Rohani yang jelas. Kalau Bu Ririn menggambarkan komunikasinya dengan roh-roh dari berbagai zaman dan budaya, ibarat ngomong langsung ngerti aja gitu. Malahan Bu Ririn seringkali dengernya mereka pake Bahasa Jawa. Entah karena mereka bisa Bahasa Jawa, atau karena memang ada penerjemahan otomatis di antara roh-roh, atau memang ini khusus untuk kasus Bu Ririn aja. Segitu aja info yang saya tahu hingga saat ini. Terima kasih.