FITRAPEDIA

  • Ahmad Arli Hikmawan

Saya Tukang Cukur, Praktik Alif Laam Miim gimana?

Salam Bu Ririn,, Saya mau bertanya,saya kan bekerja sebagai tukang cukur rambut cowo,apakah didalam pekerjaan saya itu adakah kemungkinan saya agar bisa mencapai pembahasan ibu ini,maksud nya sejajar tapi tidak bersentuhan antara hablu minallah dan hablu minanas Terima kasih..

 

Salam. Bisa lah. Semua pekerjaan bisa. Sebab Allah Maha Mengetahui apa yang menjadi kodrat manusia, apa yang mau sampai kapanpun tidak akan bisa individu manusia apa-apainl serta irodat manusia, apa yang bisa manusia ubah jika manusianya mau mengikuti petunjuk fitrahnya. Justru pertanyaan yang sebenarnya lebih penting adalah mengapa Anda mengira pekerjaan Anda ini tidak bisa? Jika boleh berspekulasi, kemungkinan jawabannya adalah karena Anda, dalam akar fondasi Tauhid Anda, dalam akidah yang tidak terlihat dari luar, masih menanggap bahwa kemuliaan di hadapan manusia = kemuliaan di hadapan Allah. Tidak. Beda kedua hal tersebut. Sebagaimana yang sudah kita bahas panjang lebar sebelumnya. Oleh karena itu, langkah selanjutnya yang saya kepikiran, jika Anda memang terbuka terhadap saran, adalah menelusuri ke akar pemahaman kebaikan tersebut, dan cabut semua sampai tuntas. Ganti dengan fondasi ilmu kebenaran yang mengutamakan kedudukan di hadapan Allah daripada manusia. Sadarilah bahwa manusia yang mulia di hadapan sesamanya belum tentu mulia juga di hadapan Allah, bisa jadi justru sebaliknya. Dan manusia yang terlihat rendah belum tentu juga rendah di hadapan Allah, bisa jadi justru paling mulia. Saya yakin dalam hati Anda sebenarnya sudah ada bisikan-bisikan fitrah semacam ini. Permasalahannya hanyalah pengaruh fitrah tersebut belum mampu menembus nafsu Anda, rasa, akal, dan pikir hingga jasmani luar. Nah, mulai sekarang, suara fitrah tersebut terus didengarkan, dicamkan dan kalau bisa dilaksanakan juga. Pada suatu titik, ketika fitrah Anda sudah menang, Anda tidak akan minder bahkan jika dibanding-bandingkan dengan seorang presiden sekalipun. -arli

 

oke,terima kasih bg Arli.. akan saya usahakan agar bisa mengetahui keinginan fitrah dan nafsu..