FITRAPEDIA

  • Ahmad Arli Hikmawan

Bagaimana mengecek sudah dibimbing MM?

Bagaimana cara mengetahui kita sudah bersatu atau dibimbing oleh MM??

 

Cara MM membimbing manusia beda-beda, tergantung individu manusianya. Ada yang muncul, ada yang cuma ngasih inspirasi. Yang jelas, seiring dengan waktu Anda akan tahu sendiri. Hal semacam ini nggak optimal kalau dibahas sesama manusia, karena justru rawan dibiaskan nafsu lagi. Bisa jadi bahan persaingan atau bahan untuk minta puji. Yang jelas, seiring dengan meningkatnya tingkat keimanan, Anda akan semakin sadar segala sesuatunya mengenai ujian kehidupan, sehingga Anda tidak akan mudah terombang-ambing keadaan. Semuanya akan terlihat dengan jernih. Bahkan pada suatu titik, kehidupan Anda bukanlah mengenai pilihan yang mana yang terbaik, melainkan ujian yang mana yang mau Anda ambil berikutnya. Karena udah tahu secara kasar apa ujian yang akan terjadi di masa depan bahkan ketika berada di persimpangan kehidupan ketika mengambil keputusan tersebut.

 

Terima Kasih atas pencerahannya... Saya memang sedang mencari jalan kebenaran.. Saya banyak belajar hal-hal baru dalam hidup.. Saya juga belajar LOA, law of attraction.. Atau hukum tarik menarik. bagimana penjelasan ilmu ini, dari kacamata ilmu kebenaran...?

 

Dalam ilmu kebenaran, 3K hanyalah sarana kehidupan, sementara tujuan kehidupannya adalah beribadah (mewujudkan kasih sayang). Ada dua poin yang penting untuk dicermati berkenaan dengan hal ini: 1. LoA ini termasuk ilmu kesaktian (yang melanggar peraturan dasar alam nyata) atau ilmu kekuasaan (yang tidak melanggar)? Jika termasuk kesaktian, saya sarankan untuk tidak mengejarnya. Sebab konsekuensinya akan terbawa sampai setelah mati. Dan milyaran roh-roh yang terjebak di alam nyata ini karena mengejar ilmu kesaktian bisa menjadi pelajarannya. Tetapi kembali lagi, ini adalah pilihan Anda sendiri. Jika sadar akan konsekuensinya, ya silakan saja. 2. Apapun itu kategori dari LoA ini, jangan sampai menjadikannya sebagai tujuan hidup, harus tetap berada dalam koridor sarana kehidupan. Bagaimana memastikan hal ini? Nggak ada jalan pintas. Pilihan apapun yang Anda ambil berkenaan dengan hal ini pasti akan melahirkan ujian pengambilan hak-hak prerogatif Allah. Jawablah ujian-ujian tersebut dengan benar, minimal 75% hati Anda dikendalikan fitrah. Itu fondasi pemahaman yang kepikiran sekarang. Semoga cukup jelas. -arli

 

Terimakasih mas arli, cukup jelas penjelasannya... Apakah tanpa MM, manusia bisa lulus ujian 7.5, hanya dengan menggunakan fitrah...??

 

Nggak bisa. Terus kalau udah dapat MM gimana? Masih bisa gagal lah, tidak peduli apakah baru mendapatkan Nurani dan Yassin maupun Lummah dan Syariat. Satu karakteristik menarik dengan kendali MM adalah, bahwa manusia akan sengaja dibuat gagal jika memang lebih bemanfaat bagi manusia untuk gagal. Jika keberhasilan justru akan menjauhkannya dari Allah, justru menebalkan nafsunya. Tetapi ini hanya salah satu contoh pendekatannya yah. Bisa juga manusia memang dibuat sukses, tetapi justru untuk dihukum (jebakan batman). Dan masih banyak lagi skenarionya. Makanya kesadaran yang tinggi akan posisi diri ini berada di mana sangatlah penting supaya bisa terus melangkah maju dalam sekolah kehidupan.

 

cukup bisa dipahami... Apakah semua manusia, akan di rengkarnasi kembali setelah kematian,, ataukah ada yang kembali ke alam rohani nantinya..??

 

Kalau udah sekolah sampai S3, kasarnya, baru bisa kembali ke sana. Sayangnya, rata-rata manusia masih berkisar di antara TK-SD.