FITRAPEDIA

  • Ahmad Arli Hikmawan

Apa signifikansi ilmu roh dalam kehidupan nyata?

salam bu ririn mas.arli,mau.ty...ilmu ini.diberikan utk org yg mati dialam fana,apa.relevansinya utk bisa daplikasikan diala.nyata arau alam syariat,dan bgmn kita bisa.mengetahui.bahwa kita dilahirkan dari hasil .roh reinkarnasi ...mhn pencerahannya

 

Salam. Pertanyaan yang sangat bagus. Sebab mayoritas manusia memang tidak memiliki koneksi ke alam gaib, tidak memiliki sensitivitas terhadap alam gaib. Berikut ini adalah salah satu relevansinya yang bisa saya pikirkan saat ini: Ketahuilah bahwa mayoritas individu manusia di dunia ini, masih di Dunia Lama atau Jembatan. Mereka masih dipengaruhi oleh roh-roh yang terjebak di alam nyata ini, baik yang pengaruhnya relatif baik ataupun buruk. Itu nggak penting. Sebab baik ataupun buruk, jika masih saling mempengaruhi seperti sekarang, baik yang mati ataupun yang hidup akan kesulitan dalam bersekolah kehidupan. Maksudnya? Ya, sekarang kan kita udah tahu bahwa baik roh-roh yang dalam bayangan kita adalah makhluk jahat atau "malaikat" tanda kutip yang dalam bayangan kita adalah makhluk yang baik, tetap aja semuanya harus melalui proses sekolah kehidupan, dan menjalani ujian kehidupan dengan nilai yang lulus. Oleh karena itu, kita sekarang tidak perlu takut, khawatir kepada pengaruh mereka (roh), ataupun sebaliknya kagum, jika pengaruh mereka tergolong ajaib. Biasa-biasa aja. Sebab semua pengaruh mereka itu ujung-ujungnya mentok mencari 3K, yang seharusnya merupakan bagian dari ujian kehidupan, sarana untuk hidup, bukan tujuannya. Jadi, relevansinya dari ilmu tentang roh adalah sekarang kita sadar, bahwa orang yang sakti nggak serta-merta dekat dengan Allah. Orang yang terkenal dan berkuasa, itu juga nggak berarti sudah diridhoi Allah. Semua itu ujian. Dengan kesadaran tersebut, kita akan lebih mudah menghindari tipuan nafsu sehingga tidak menjadikan semua itu sebagai tujuan hidup dan juga lebih mudah untuk tidak mengkultuskan sosok-sosok yang terlihat ajaib, berkuasa, atau berwibawa. Atau maksud Anda sebaliknya? Apa relevansi ilmu ini bagi roh-roh yang sedang berada di alam fana? Jika iya, maka relevansinya adalah setelah mereka tahu ini semua, nanti setelah dilahirkan kembali, selama nggak mengalami hukuman yang ekstrim, mereka akan relatif lebih dewasa dibandingkan kehidupan sebelumnya. Sebab mereka nggak akan memulai kehidupan dengan kesadaran nol seperti sebelumnya. Apakah memory masa lalu? Itu salah satu contohnya, tetapi bukan satu-satunya cara. Seorang manusia, yang sudah reinkarnasi, meskipun tidak memiliki memory dari kehidupan sebelumnya, ukuran kedewasaan fitrahnya tetap melanjutkan dari kehidupan sebelumnya. Dengan kata lain, ibarat tahapan kehidupan manusia, mereka akan memulai kehidupan tidak dengan fitrah yang bayi lagi, tetapi fitrah TK, misalnya. Apa bedanya? Beda lah. Kedewasaan fitrah anak TK beda juga dari bayi. Ada hal-hal yang dapat dengan mudah dipahami hakikatnya dalam kehidupan ini bagi mereka yang sudah TK, jika dibandingkan dengan fitrah yang masih bayi. Hal ini terjadi secara alami dan juga disokong oleh Malaikat Muqorrobin. Masak sih? Iya. Jika Anda terus mengasah ilmu dan pemahaman Anda terhadap dunia ini, dan ditambah lagi dengan ilmu kebenaran, Anda akan bisa melihatnya sendiri dalam lingkungan kehidupan Anda. Dari mana kita tahu apakah kita roh baru pertama atau udah reinkarnasi? Entahlah. Hal-hal semacam ini berada di bawah kendali Malaikat Muqorrobin. Merekalah yang akan memutuskan akan memberitahukan manusianya atau tidak. Mereka yang akan melihat apakah lebih bermanfaat bagi manusianya untuk tahu atau tidak, tergantung karakter, situasi, dan kondisi manusianya. Yang jelas kalau lahir setelah 9 September 1999 udah pasti reinkarnasi. Dan ketahuilah juga bahwa roh hasil reinkarnasi belum tentu lebih bijak juga daripada yang baru pertama. Sebab banyak juga manusia yang dulu mati pas bayi, jadi belum sempat ngapa-ngapain juga. Fitrahnya belum sempat berkembang. Tetapi karena belum lama hidupnya, utangnya pun sangat minimal, sehingga mendapatkan antrian paling depan. Kurang lebih begitu. Semoga cukup jelas.

 

terimakasih.banyak.penjellasamnya bunda ririn.dan mas.arli...salam