FITRAPEDIA

  • Ahmad Arli Hikmawan

Keimanan sedang turun?

bang arti adakah dosa yg lakukan tanpa kita sadari,ketika keimanan lgi turun dosa yg di lakukan berjalan begitu saja tanpa sadar.. rasanya tak berdaya melawan hawa nafsu,bagaimana cara nya agar selalu bisa mengendalikan hawa nafsu,dikala keimanan lagi turun??

 

Salam. Tingkat keimanan manusia itu nggak pernah turun, selalu naik atau diam di tempat, kalau ngomong teknis ya. Jadi, yang Anda maksud dengan 'di kala keimanan lagi turun' itu kemungkinan besar adalah ujian kehidupan sebenarnya, suatu kondisi ketika kodrat Anda: 'kurang, salah, dan lupa' mewujud dalam kehidupan Anda, mengantarkan Anda pada sebuah situasi yang menekan, yang berat, yang susah dijalani, dan semacamnya. Jadi ketika Anda bilang "dilakukan begitu aja tanpa sadar' itu sebenarnya bukan masalah 'keimanan lagi turun', lebih tepatnya memang Anda belum lulus ujian kehidupan yang satu itu. Belum memahami sendiri mengapa perbuatan tersebut itu nggak bermanfaat buat diri Anda. Belum mampu mengendalikan diri. Belum mampu menemukan hal-hal lain yang lebih bermanfaat daripada itu. Hati Anda belum sepenuhnya melepaskan nafsu rasa aku, nafsu rasa suci, dan nafsu rasa minta puji, berkenaan dengan kondisi 'keimanan lagi turun' tersebut. Makanya, tergantung juga definisi dari 'keimanan lagi turun' tersebut. Sebab bisa berbeda-beda artinya. Apakah ketika nggak ketemu siapa-siapa jadi nggak ada yang muji? Apakah karena belum dapat 'like' di media sosial? Apakah karena hari ini belum berhasil bekerja yang memuaskan hati? Apakah karena baru dimarahi bos? Apakah karena hari ini belum mendapatkan kemenangan? Apakah karena tim kesayangan kalah? Masing-masing memiliki arti yang berbeda dan harus Anda telusuri dan gali sendiri apa arti tersiratnya. Hak-hak prerogatif Allah yang mana yang sebenarnya sedang mengendalikan hati Anda sehingga merasa 'keimanan lagi turun'. Inilah contoh konkrit mengapa disebutkan bahwa seseorang tidak bisa dikatakan beriman sebelum mendapatkan ujian, dan lulus dengan nilai memuaskan. Solusinya gimana? Nggak ada jalan pintas. Ini memang sebuah proses yang panjang. Dan justru manusia itu ada dan hidup supaya bisa mengalahkan perasaan-perasaan semacam ini. Semua orang juga mengalami hal yang sama, meskipun berbeda-beda detilnya. Singkatnya begitu. Jawaban yang panjang? Ya sama aja dengan semua ilmu yang berusaha disampaikan di Channel ini, dan video di atas ini secara spesifik. Yang bisa membantu Anda ya cuma Malaikat Muqorrobin. Secara fisik, Anda sendiri juga harus berusaha, irodat, belajar. Pelajari ilmu kebenaran, laksanakan satu-persatu yang bisa Anda lakukan sesuai kemampuan Anda, perluas wawasan Anda, dan bukalah komunikasi dengan fitrah. Nanti juga otomatis Anda akan digiring dan dibimbing selangkah demi selangkah maju ke depan.

 

bang MM itu bisa dilihat apa cuma di rasakan,??komunikasinya gmn..

 

Macam-macam caranya, tergantung individu manusianya. Saya sendiri secara pribadi, bisa tahu hal-hal yang seharusnya saya nggak tahu, ketika hal-hal tersebut dibutuhkan. Jadi sebelum waktunya, saya juga nggak pernah tahu atau bahkan terbersit dalam pikiran saya sebelumnya hal-hal tersebut. Saya bisa langsung melihat ayat-ayat tersirat yang terkandung dalam kejadian-kejadian di sekitar saya. Bisa merasakan ketika ucapan seseorang itu asalnya dari nafsu atau fitrah, dan bisa dengan cepat menganalisanya dan menghasilkan langkah-langkah yang bisa atau perlu dilakukan untuk melepaskan hak-hak prerogatif Allah tersebut. Saya juga bisa menghasilkan prediksi ujian-ujian macam apa yang akan terjadi di masa depan ketika dihadapkan kepada pilihan dalam kehidupan. Kalau Ibu Ririn, bisa ngobrol langsung face-to-face. Tetapi kalau dia sih spesial, karena urusannya lebih berat. Jadi, sekali lagi, caranya macam-macam. Dan proses untuk mencapai jalur komunikasi yang lancar semacam itu juga nggak sebentar. Anda harus latihan setiap hari, dalam setiap kejadian yang Anda alami setiap hari. Anda harus selalu Kembali ke Subyek, nggak peduli kejadian apa yang Anda alami. Anda harus terus melaksanakan Zikir dan Doa, kalau mau lebih cepat. Dan Anda harus lulus ujian-ujian tersebut, sebelum prosesnya bisa berjalan. Hal ini juga tergantung pada titik mana Anda berada sekarang, apakah di Jembatan ataukah masih di Dunia Lama? Apakah masih ditempeli atau diikuti roh-roh mati ataukah sudah terlepas dan bersih? Pokoknya sekarang, laksanakan aja langkah-langkah konkrit yang dijelaskan di video ini. Cepat atau lambat Anda akan merasakan sendiri metode apa yang akan digunakan oleh MM dalam kasus Anda.

 

terimakasih kang dan mba ririn..