FITRAPEDIA

  • Ahmad Arli Hikmawan

Sadar, apakah itu?

Salam... Kita harus "sadar" sebelum melakukan semua hal.. "sadar" di sini maksudnya, kita harus faham situasi & kondisi dari sesuatu yg akan kita lakukan / kerjakan ya ? . Setelah menyimak semua video ilmu kebenaran : " saya merasa tanpa Bantuan Allah, kita tak kan mampu menjalani kehidupan ini sesuai Kehendak Allah"

 

Sadar itu langkah pertama untuk membuktikan bahwa perbuatan kita dilakukan karena Allah semata. Langkah keduanya Tabah, dan kemudian baru Sabar. Kalau membahas Sadar secara umum, pada dasarnya itu berarti kita harus berprasangka baik terhadap apapun yang terjadi kepada diri kita. Bahwa terdapat ilmu maksud dan tujuan Allah membuat kejadian tersebut, dan hal ini harus kita gali. Tetapi kalau sadar di sini lebih kepada bahwa kalau kita sudah mengetahui dan meyakini bahwa sebuah perbuatan mulia, perwujudan kasih sayang yang akan kita lakukan itu akan melahirkan ujian, tantangan, dan rintangan, maka kita bisa langsung siap-siap membersihkan rasa aku, rasa suci, dan rasa minta puji kita. Sehingga ketika ujian, tantangan, dan rintangan tersebut akhirnya datang, kita bisa gampang melepaskannya. Seperti contoh Nabi Nuh ini. Jika beliau sudah sadar bahwa memang bakal sedikit yang nolak, maka beliau akan lebih ringan setiap harinya ketika penolakan tersebut muncul bertubi-tubi, daripada sakit hati karena di awal menyangka bahwa pekerjaan ini adalah pekerjaan yang ringan. Sama juga dengan kehidupan kita sehari-hari. Kita mau menolong orang lain, sadarilah bahwa ada kemungkinan air susu dibalas air tuba. Karena itu, bersiap-siap aja ketika itu benar-benar terjadi. Langsung aja lepaskan dari otak ini, keinginan untuk mendapatkan balas budi sejak awal. Lepaskan juga harapan bahwa dengan menolong orang lain, mereka langsung berubah jadi lebih baik atau benar. Dengan pendekatan ini, peluang bagi kita untuk benar-benar mendapatkan nilai di hadapan Allah, daripada sekedar pujian dari sesama manusia, justru lebih tinggi.

 

yups.. Terima kasih Jawabannya Bang Arli.. sedikit banyak, saya jadi mengerti walau nanti saya tahu kodrat lupa akan jg menghadang.. salam.