FITRAPEDIA

  • Ahmad Arli Hikmawan

Tujuan Penciptaan Manusia

Sebagaimana terkandung dalam Al-Quran, surat Al-Baqarah ayat 30:

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi".

Khalifah atau pemimpin dalam ayat di atas memiliki arti tersirat: kelompok atau masyarakat di mana setiap individu di dalamnya, mampu menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri, ketika individu makhluk yang berada di dalamnya, mampu mengendalikan nafsu yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dirinya.

Untuk mencapai tujuan tersebutlah, manusia diciptakan.

Manusia merupakan makhluk yang tragis, yang memiliki begitu banyak keterbatasan dan tinggal di sebuah dunia yang memiliki begitu banyak tantangan. Pilihan-pilihan yang diambil manusia dalam mempertahankan hidupnya tersebutlah yang dinilai oleh Yang Maha Kuasa.

Jika seorang manusia tetap mampu memilih fitrahnya, meskipun seluruh insting dan kebutuhan jasmaninya menariknya ke arah sebaliknya, sesungguhnya ia adalah seorang makhluk yang mulia.